PBPGI

Jakarta — Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Golf Junior 2026 kembali menjadi panggung utama pembinaan dan regenerasi atlet golf Indonesia. Mengusung tema “Rising Stars of Indonesian Golf”, turnamen tahunan Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB PGI) ini akan digelar di Jakarta Golf Club (JGC), Rawamangun, pada 19–22 Januari 2026, dan diharapkan melahirkan talenta-talenta muda yang siap melanjutkan estafet prestasi golf nasional.

 

“Kejurnas Golf 2026 kami selenggarakan sebagai bentuk komitmen PB PGI dalam pembinaan dan peningkatan prestasi atlet golf nasional. Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi yang berkualitas, tetapi juga sarana evaluasi dan penjaringan pegolf-pegolf junior terbaik dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan dukungan seluruh pihak, kami berharap Kejurnas ini berjalan lancar dan memberikan kontribusi nyata bagi masa depan golf Indonesia,” ujar Alvin Sulaiman, Ketua Panitia Kejuaraan Nasional Golf 2026.

Sebanyak 87 pegolf junior putra dan putri dari 19 Pengprov di Indonesia dipastikan ambil bagian dalam Kejurnas Golf Junior 2026. Para peserta akan berkompetisi dalam tiga kategori usia, mencerminkan sistem pembinaan berjenjang yang dirancang untuk mengasah kemampuan teknis, mental bertanding, serta daya saing atlet sejak usia dini. Kejuaraan ini menjadi ajang penting untuk mengukur hasil pembinaan yang telah dilakukan di daerah, klub, maupun akademi golf.

“Kejurnas Golf Junior ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi wadah pembinaan, pembelajaran, dan pembentukan karakter atlet muda. Di sinilah nilai sportivitas, disiplin, kerja keras, dan integritas ditanamkan sebagai fondasi menuju prestasi nasional dan internasional. Kami berharap dari kejuaraan ini lahir bibit-bibit pegolf Indonesia yang kelak mampu mengharumkan nama bangsa di kancah dunia,” ungkap Ketua Umum PB PGI Japto soerjosoemarno

“Kami juga terus mendorong sinergi dengan Kemenpora dan KONI agar golf dipandang sebagai cabang olahraga prestasi, bukan semata pariwisata. Indonesia memiliki potensi besar dengan lapangan-lapangan yang menantang, iklim yang mendukung sepanjang tahun, dan karakter atlet yang kuat. Dengan pembinaan yang tepat, kami yakin golf Indonesia akan terus berkembang,” tutup Ketua Umum PB PGI Japto Soerjosoemarno.

Jakarta Golf Club, yang dikenal sebagai salah satu lapangan golf tertua dan paling bersejarah di Indonesia, kembali dipercaya menjadi tuan rumah. Lapangan dengan karakter parkland klasik ini menuntut presisi, disiplin strategi, dan manajemen lapangan yang matang. Fairway yang relatif sempit, pepohonan besar, serta penempatan bunker dan rintangan air yang strategis akan menjadi tantangan nyata bagi para pegolf junior sepanjang empat hari kompetisi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PB PGI karena telah kembali menyelenggarakan turnamen junior di Jakarta Golf Club. Perlu diketahui, sudah lebih dari 30 tahun turnamen junior baru kembali digelar di sini. Alhamdulillah, melalui kerja sama yang baik antara PB PGI dan Jakarta Golf Club, kejuaraan ini akhirnya dapat terlaksana,”Kata Ramli Ibrahim, Presiden Jakarta Golf Club.

“Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pembinaan golf nasional, pengurus Jakarta Golf Club memberikan special rate bagi para pegolf junior yang berlatih di sini, serta diskon bagi keluarga yang mendampingi atlet, termasuk untuk fasilitas restoran. Ini merupakan wujud kepedulian kami dalam mendukung masa depan golf Indonesia,” lanjut Ramli Ibrahim.

Memasuki fase akhir menjelang pelaksanaan, panitia bersama pengelola Jakarta Golf Club telah mematangkan seluruh aspek penyelenggaraan. Perawatan lapangan dilakukan secara intensif, meliputi pengondisian fairway dan green, penataan bunker, serta pengaturan course setup agar sesuai dengan standar kompetisi nasional dan karakter turnamen junior yang kompetitif sekaligus edukatif.

“KONI Pusat mengapresiasi langkah PB PGI yang secara konsisten menyelenggarakan Kejurnas Junior dengan kualitas penyelenggaraan yang semakin baik dan partisipasi provinsi yang terus meningkat. Hal ini menjadi indikator positif bahwa pembinaan golf junior di daerah berjalan ke arah yang benar. Kami berharap Kejurnas Golf Junior 2026 dapat menjadi wadah lahirnya atlet-atlet potensial yang siap dibina lebih lanjut untuk memperkuat kontingen Indonesia di berbagai ajang regional maupun internasional ke depan,” Kata Sekretaris Jenderal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Ade Lukman sekaligus secara resmi membuka Kejurnas Golf Junior 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *