
Jakarta — Komite dan Panitia Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Golf Junior 2026 secara resmi menetapkan bahwa Round 3 (22/1) tidak dapat dilaksanakan. Keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil rapat komite yang digelar hari ini, setelah mendengarkan masukan dari Badan Perwakilan Nasional PB PGI, mempertimbangkan kondisi lapangan Jakarta Golf Club, serta merujuk pada ketentuan Pasal 14 Terms of Competition (TOC) Kejurnas Golf Junior 2026.
Faktor cuaca, pertimbangan keselamatan peserta, serta kondisi lapangan menjadi dasar utama pengambilan keputusan. Dengan demikian, penentuan pemenang Kejurnas Golf Junior 2026 ditetapkan berdasarkan hasil Round 1 dan Round 2 untuk seluruh kategori Kelas A dan Kelas B, putra maupun putri.
Ketua Umum Panitia Kejurnas Golf Junior 2026, Alfin Sulaiman, menyampaikan bahwa keputusan tersebut merupakan hasil kolektif dan telah melalui pertimbangan menyeluruh. “Berdasarkan hasil rapat komite hari ini, setelah kami mendengar masukan dari Badan Perwakilan Nasional PB PGI serta dari pihak lapangan Jakarta Golf Club, dan dengan merujuk pada ketentuan Pasal 14 TOC Kejurnas Golf Junior 2026, maka Round 3 tidak dapat dilaksanakan. Penentuan hasil kejuaraan ditetapkan berdasarkan Round 1 dan Round 2 untuk seluruh kelas,” ujar Alfin.
Ia menegaskan bahwa keputusan ini diambil dengan mengedepankan aspek keselamatan dan integritas kompetisi.
“Faktor cuaca, keselamatan peserta, dan kondisi lapangan menjadi pertimbangan utama kami. Panitia memastikan keputusan ini diambil secara profesional demi menjaga kelancaran dan fairness kejuaraan,” tambahnya.

Kejurnas Golf Junior 2026 merupakan bagian dari komitmen PB PGI dalam pembinaan atlet muda nasional. Meski menghadapi tantangan kondisi alam, kejuaraan ini tetap menjadi ajang penting dalam pembentukan karakter, mental bertanding, serta peningkatan kualitas pegolf junior Indonesia.
Abigail Rhea dan Kenneth Henson Sutianto Pertahankan Gelar di Kejurnas Golf Junior 2026
Juara bertahan Abigail Rhea dan Kenneth Henson Sutianto kembali menegaskan dominasinya dengan mempertahankan gelar juara pada Kejurnas Golf Junior 2026. Penetapan juara dilakukan berdasarkan akumulasi Round 1 dan Round 2, menyusul tidak dapat dilaksanakannya Round 3 akibat faktor cuaca, keselamatan peserta, dan kondisi lapangan di Jakarta Golf Club (22/01).
Pegolf muda dari Pengprov Bali Abigail Rhea tampil solid di kategori putri dengan total skor enam di atas par +6 dengan total 148 pukulan dari dua ronde. Pegolf asal Bali ini mampu menjaga ritme permainan meski harus menghadapi fairway basah, green yang lebih lunak, serta beberapa kali penangguhan pertandingan.








Pegolf asal Jawa Tengah, Thea Jessica Tan dengan skor +16 total 158 berada di posisi runner up. Sedang di posisi ketiga, dengan skor yang sama yakni +17 dihuni oleh dua pegolf asal Pengprov Jawa Timur yakni Farah Anabel Xaviera Lesmana dan Phoebe Gani
Di kategori putra, Pegolf asal Pengprov DKI Jakarta Kenneth Henson Sutianto keluar sebagai juara dengan total skor dua di bawah par -2 dengan total 140 pukulan. Permainan stabil dari tee hingga green, disiplin dalam strategi, serta konsistensi sepanjang dua ronde membuat Kenneth mampu mengatasi tekanan persaingan. Keberhasilan mempertahankan gelar ini menegaskan kematangan permainan dan mental bertandingnya, sekaligus memperkuat statusnya sebagai salah satu pegolf junior terbaik Indonesia saat ini.
Di posisi kedua dan ketiga, Margoz Marvin Kamengmau asal Pengprov Bali tampil konsisten selama dua babak. Pegolf kidal ini raih skor dua di atas par +2 dengan total 146 pukulan. Sementara itu, di posisi ketiga diraih oleh pegolf DKI Jakarta, Sean Fickert dengan skor tujuh di atas +7.
Persaingan ketat juga tersaji di Divisi B Boys. Pegolf asal Pengprov PGI Sumatera Utara, Reicher Santoso, tampil meyakinkan dengan performa stabil, sukses memuncaki klasemen selama dua babak Kejurnas Golf Junior 2026. Konsistensi menjadi kunci Reicher dalam menjaga keunggulan di tengah tekanan persaingan.
Di sektor Divisi B Girls, pegolf berbakat asal Pengprov PGI Jawa Timur, Jennifer Quinn Effendi, juga berhasil mengamankan posisi puncak klasemen. Jennifer yang pada dua babak pertama berada dalam satu flight bersama Abigail Rhea dan Thea Jessica Tan, mampu mengoleksi total skor tujuh di atas par dengan agregat 149 pukulan, sebuah capaian solid di tengah kondisi lapangan yang menantang.
Sementara itu, di kategori Divisi C Boys, pegolf asal Pengprov PGI Jawa Tengah, Zhafran Aqila Yordi, tampil konsisten dan impresif sepanjang dua putaran untuk memimpin klasemen sekaligus memastikan diri sebagai pemenang di divisi tersebut.
Di kelas putri Divisi C, pegolf muda asal Pengprov PGI Sumatera Utara, Alleta Calya R. Kahfi, sukses mempertahankan posisi puncak klasemen selama dua hari berturut-turut. Prestasi di kelas ini juga menunjukkan potensi besar sebagai salah satu talenta masa depan golf Indonesia.