PBPGI

HUA HIN, THAILAND – Kabar membanggakan datang dari dunia golf junior Indonesia. Sebanyak 13 atlet muda harapan bangsa sukses menuntaskan perjuangan mereka di kejuaraan bergengsi Black Mountain Asian Junior Masters (AJM) 2026 yang berakhir hari ini, Kamis (5/2). Hasilnya luar biasa, tim Merah Putih berhasil membawa pulang empat gelar juara dan mendominasi jajaran papan atas klasemen akhir.

Bintang utama dalam turnamen kali ini adalah Amira Adja Khairunnisa Permadi yang turun di kategori D Girls. Bermain dengan sangat konsisten, Amira mencatatkan skor luar biasa 69, 69, dan 68 dengan total 206 (10 di bawah par) untuk meraih posisi 2nd Runner Up. Prestasi ini menjadi catatan tertinggi bagi delegasi Indonesia tahun ini, membuktikan bahwa talenta putri Indonesia mampu mengungguli pegolf tangguh dari berbagai negara Asia lainnya.

Keberhasilan ini diikuti oleh performa solid di kategori putra. Jayawardana Dornan sukses meraih gelar 4th Runner Up di kategori A Boys dengan total skor 216 (even par) melalui putaran 73, 71, dan 72. Sementara itu, Eugene Emmanuel Tanyongjaya melakukan lonjakan luar biasa pada putaran final; setelah mencetak 77 dan 76, ia menutup turnamen dengan skor fantastis 67 untuk mengamankan posisi 4th Runner Up di kategori B Boys dengan total 220 (+4).

Prestasi Indonesia semakin lengkap dengan kesuksesan di kategori beregu. Tim INDONESIA-1 yang diperkuat oleh Eugene, Jaya, dan Rauf berhasil meraih posisi 2nd Runner Up pada Boys Junior Master Team dengan total skor 436 (+4). Selain itu, nama-nama seperti Reicher Santoso yang tampil konsisten melampaui ekspektasi dan Calista Allegra Dewantara di peringkat 6 besar turut memperkuat posisi Indonesia di jajaran elit Asia.

Perjuangan para pegolf junior (Junos) selama turnamen ini berlangsung patut diacungi jempol karena mereka harus menghadapi rintangan lapangan yang sangat teknis. Kondisi green yang sangat licin dengan kecepatan mencapai 11,5 hingga 13,5 serta kontur yang bergelombang (slopy) menjadi ujian berat bagi setiap pemain. Tantangan ini semakin diperumit dengan kondisi cuaca ekstrem di Thailand yang sangat terik disertai tiupan angin yang cukup kencang, menuntut fisik dan konsentrasi ekstra.

Meski dihadapkan pada situasi sulit, seluruh Junos menunjukkan determinasi luar biasa untuk melewati setiap tantangan demi memperoleh hasil maksimal. Khususnya pada putaran final (Final Round), seluruh pemain tampil all out, pantang menyerah (never give up), dan terus berjuang hingga lubang terakhir (fight till the end). Mentalitas juara inilah yang memungkinkan pemain seperti Eugene Emmanuel mampu memangkas skor secara signifikan di hari penentu.

Kekuatan penuh Indonesia di ajang ini diwakili oleh 13 patriot olahraga dari berbagai kategori:

A Boys: Jayawardana Dornan & Javeed Abdel Rauf

B Boys: Abraraza Adriano Musyanif, Benaya Karan, Eugene Emmanuel Tanyongjaya & Guardiola Namora Simarmata

C Boys: Reicher Santoso & Dylano Aokiindy Arsykafah Lubis

C Girls: Calista Allegra Dewantara & Andrea Edgina Karoma

D Boys: Salvo Mougen Prayugo

D Girls: Amira Adja Khairunnisa Permadi & Arcelia Rocha Santoso

Keberhasilan kolektif ini merupakan buah manis dari program pembinaan golf usia dini di Indonesia yang kian terstruktur. Melalui jam terbang internasional yang rutin, para atlet junior ini terbiasa menghadapi standar kompetisi dunia dan siap menaikkan peringkat mereka di World Amateur Golf Ranking (WAGR). Prestasi di Thailand ini barulah awal dari perjalanan panjang menuju panggung profesional yang diharapkan dapat terus mengharumkan nama bangsa di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *