BOGOR – Panggung tertinggi bagi para pegolf amatir terbaik di Indonesia resmi dimulai. Senin (20/4), atmosfer kompetisi yang kental menyelimuti kawasan hijau Gunung Geulis Country Club saat Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB PGI) secara resmi membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Amatir 2026.
Acara pembukaan ini semakin khidmat dengan kehadiran Sekretaris Jenderal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Ade Lukman, yang hadir mewakili Ketua Umum KONI Pusat untuk membuka secara resmi gelaran bergengsi ini.
Dalam sambutannya, Ade Lukman menekankan pentingnya Kejurnas sebagai fondasi prestasi olahraga nasional. “KONI Pusat sangat mengapresiasi konsistensi PB PGI dalam menyelenggarakan Kejurnas Amatir ini. Ini adalah kawah candradimuka bagi atlet kita. Dari sini, kami berharap muncul bibit-bibit unggul yang nantinya tidak hanya mengharumkan nama daerah di level nasional, tapi juga mengibarkan Merah Putih di ajang internasional seperti Asian Games hingga Olimpiade,” ujar Ade Lukman.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Jendral PB PGI, Suharsono, menegaskan bahwa Kejurnas tahun ini merupakan bagian dari komitmen besar organisasi dalam mempercepat regenerasi atlet.
“Tahun ini kami melihat antusiasme yang luar biasa. Gunung Geulis kami pilih karena karakter lapangannya yang menantang secara teknis. Kami ingin melihat sejauh mana mentalitas dan strategi para atlet amatir kita diuji. Kejurnas ini adalah standar tertinggi kompetisi amatir di tanah air, dan pemenang di sini benar-benar membuktikan kualitas mereka sebagai yang terbaik di Indonesia,” tegas Suharsono.
Gunung Geulis bukanlah medan yang ramah bagi mereka yang lengah. Lapangan ini dipilih sebagai arena ‘adu mekanik’ karena reputasinya yang memiliki tingkat kesulitan teknis jempolan serta kontur perbukitan yang akan memaksa setiap pemain memeras otak demi akurasi terbaik.
Tercatat, sebanyak 80 gladiator golf amatir terbaik telah mengantongi tiket resmi untuk memperebutkan mahkota juara nasional. Mereka datang sebagai delegasi terpilih dari Pengurus Provinsi (Pengprov) PGI masing-masing daerah, mulai dari ujung Sumatera hingga Sulawesi.
Usai seremoni pembukaan, para atlet langsung menjalani sesi practice day. Latihan resmi ini menjadi kesempatan emas bagi para peserta untuk menjinakkan kecepatan green yang licin serta membaca arah angin Bogor yang sulit ditebak sebelum laga round pertama dimulai pada 21 hingga 23 April 2026.
Di kategori Putra, persaingan dipastikan bakal “panas” dengan kehadiran 53 pegolf tangguh. Nama-nama elit seperti Randy Arbenata M. Bintang (Jawa Barat) dan Raka Aquila Achka (DKI Jakarta) dipastikan menjadi pusat perhatian. Tak ketinggalan ancaman dari tim Banten yang diperkuat oleh Andrey Dimitri dan Vivaldi Rachman Jacki yang siap merusak dominasi.
Di sektor Putri, 27 peserta siap beradu strategi. Rising star seperti Anna Grace Sunarso (DKI Jakarta) dan Fausta Bianda (Jawa Barat) difavoritkan untuk mengklaim gelar ratu golf amatir nasional. Menariknya, talenta luar Jawa seperti Syahri Ramadhan (Sulawesi Tenggara) serta Putu Mayvil Widya Handayani (Bali) membuktikan bahwa distribusi bakat golf Indonesia sudah semakin merata.
Selain tantangan lapangan, cuaca ekstrem Bogor dengan potensi hujan petir serta kelembapan tinggi akan menjadi ujian fisik dan mental yang melelahkan. Namun, PB PGI mengingatkan bahwa integritas dan sportivitas tetap menjadi nafas utama.
Kini, seluruh mata pecinta golf tanah air tertuju ke Gunung Geulis Country Club untuk menyaksikan siapa yang akan bertahan hingga lubang ke-54 dan mengangkat trofi kemenangan. Lahirnya pahlawan baru golf Indonesia ini pun tidak terlepas dari dukungan para mitra strategis yang memiliki visi sejalan dalam memajukan olahraga golf di tanah air.
Kompetisi bergengsi Kejurnas Golf Amatir 2026 ini didukung penuh oleh sejumlah sponsor utama, di antaranya Arkananta Vennootschap, Izdi Enterprise, SanQua. Kehadiran para mitra tersebut menjadi energi tambahan bagi panitia dan atlet untuk memastikan kompetisi berjalan dengan standar profesionalisme yang tinggi hingga hari terakhir nanti.