PBPGI

BOGOR – Panggung tertinggi golf amatir tanah air resmi dimulai. Pengurus Besar Persatuan Golf Seluruh Indonesia (PBPGI) telah merilis daftar 80 atlet dari berbagai provinsi yang akan bersaing ketat dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Amatir 2026. Turnamen penuh gengsi ini dijadwalkan berlangsung pada 21 hingga 23 April 2026.

Tahun ini, Gunung Geulis Country Club kembali dipercaya sebagai saksi bisu perebutan gelar juara nasional. Lapangan ini dikenal memiliki tantangan teknis yang sangat tinggi, mulai dari kontur perbukitan yang curam hingga kecepatan green yang menuntut akurasi luar biasa, yang dipastikan akan menguji ketangguhan mental serta strategi para peserta.

Berdasarkan aturan kompetisi, turnamen ini akan menggunakan format Stroke Play selama tiga hari atau 54 hole. Ketegangan akan meningkat sejak hari kedua karena akan diberlakukan sistem cut-off, di mana hanya para pemain dengan skor terbaik yang berhak melaju ke babak final di hari ketiga untuk memperebutkan trofi tertinggi.

Salah satu daya tarik utama tahun ini adalah kehadiran Randy Arbenata M. Bintang dari Jawa Barat. Sebagai juara bertahan yang sukses meraih gelar pada edisi sebelumnya, Randy kembali masuk dalam daftar resmi peserta. Statusnya sebagai juara bertahan sekaligus pemain yang sedang on-fire menjadikannya target utama yang ingin dikalahkan oleh peserta lain.

Dari tuan rumah Jawa Barat, Randy tidak sendirian. Ia didampingi oleh barisan pemain tangguh lainnya seperti Asyrafa Danish Suryanto dan Daffa Putra Hardian. Di sektor putri, Jawa Barat mengandalkan talenta hebat seperti Fausta Bianda dan Lydia Hawila S. Sitorus untuk mengamankan gelar di kandang sendiri.

DKI Jakarta datang dengan ambisi besar dan skuat yang sangat kompetitif. Nama-nama seperti Raka Aquila Achka dan Luke Evan Moore akan menjadi tumpuan di kategori putra. Sementara di kategori putri, Jakarta memiliki Anna Grace Sunarso dan Bianca Naomi Amina Laksono yang diprediksi akan bersaing sengit di papan atas.

Provinsi Banten mengirimkan salah satu delegasi terbesar dengan total pemain yang merata di setiap kategori. Andrey Dimitri dan Dominikus Glenn Haryo Wibowo akan menjadi motor serangan di sektor putra , sedangkan Kathleen Gann dan Mischa Sutojo menjadi andalan utama di sektor putri untuk mencuri kemenangan.

Kekuatan dari luar Pulau Jawa juga tidak bisa dipandang sebelah mata, terutama dari Kalimantan Timur. Mereka mengirimkan barisan pemain berpengalaman seperti Ramansyah, Sudirman, dan Mochtar. Pengalaman jam terbang mereka di berbagai medan nasional akan menjadi ujian berat bagi para pemain muda yang mendominasi daftar peserta.Dari Pulau Dewata, Bali mengirimkan atlet-atlet yang memiliki teknik permainan yang rapi. Gede Agus Putra Pratama menjadi andalan di kategori putra , didampingi oleh Putu Mayvil Widya Handayani dan Abigail Rhea Soeryo Wiharko di kategori putri yang siap meledak di Gunung Geulis.

Jawa Tengah membawa dua nama besar yang sangat diperhitungkan di kancah amatir, yakni Amadeus Christian Susanto di sektor putra dan Thea Jessica Tan di sektor putri. Keduanya merupakan pemain yang sering mengisi posisi lima besar di berbagai turnamen sepanjang tahun lalu dan memiliki tren performa yang stabil.

Provinsi Sumatera Utara juga menunjukkan keseriusannya dengan mengirimkan wakil potensial seperti Asa Najib Bhakti dan Jeremiah Alessandro. Di kategori putri, mereka mengandalkan Anindya Nisrina Maira dan Nabila Khairani untuk bersaing memperebutkan poin peringkat dunia.

Kejurnas 2026 juga menjadi panggung bagi para “kuda hitam” dari daerah lain. Jawa Timur meskipun hanya diwakili oleh Jonathan Manuel Wijanto, memiliki potensi besar untuk merusak dominasi pemain unggulan. Begitu juga dengan Kepulauan Riau yang mengandalkan duet Muhammad Fadlan Athallah dan Muhammad Farhan Athallah.

Sektor putri dari Kalimantan Selatan juga patut diwaspadai dengan hadirnya Dessy Ante dan Christian Khunti Sariningrum. Kehadiran atlet-atlet dari berbagai provinsi ini membuktikan bahwa peta kekuatan golf amatir di Indonesia kini sudah semakin merata dan tidak lagi tersentralisasi di satu daerah saja.

PBPGI menegaskan bahwa Kejurnas ini adalah gerbang utama bagi para atlet untuk masuk ke dalam radar tim nasional. Selain memperebutkan gelar juara nasional, para pemain berlomba-lomba mengumpulkan poin WAGR (World Amateur Golf Ranking) yang sangat krusial bagi karier mereka menuju level profesional di masa depan.

Dengan total 80 peserta yang siap bertarung habis-habisan, Kejurnas Amatir 2026 di Gunung Geulis dipastikan akan menjadi salah satu edisi paling bersejarah. Mari kita nantikan siapa yang akan mengangkat trofi kemenangan dan membuktikan diri sebagai pegolf amatir terbaik di Indonesia pada 23 April mendatang!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *