
BOGOR, 8 JUNI 2026 – Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB PGI) bersama dengan Asia-Pacific Golf Confederation (APGC) secara resmi mengumumkan penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah ajang kompetisi regional bertaraf internasional, APGC Mid-Amateur Championship 2026. Turnamen prestisius ini dijadwalkan berlangsung pada 23-25 Juni 2026 di East Course, Gunung Geulis Country Club, Bogor, Jawa Barat.
Sebagai salah satu agenda resmi APGC, turnamen ini akan menjadi arena pembuktian bagi para pegolf amatir berkompetensi tinggi di kawasan Asia-Pasifik. Kategori mid-amateur (pegolf amatir berusia 25 tahun ke atas) menyuguhkan dinamika kompetisi yang unik, di mana kematangan strategi, ketahanan mental, serta pemahaman teknis terhadap kontur lapangan yang menantang menjadi faktor penentu kemenangan.
Untuk menjaga kualitas dan ketajaman kompetisi, komite pertandingan menerapkan regulasi kelayakan yang ketat. Ajang ini hanya dapat diikuti oleh para pegolf amatir dengan batas indeks handicap resmi (WHS Handicap Index) maksimal 8.0.
Konferensi pers dan pengumuman resmi hari ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan komite dan organisasi golf, antara lain Suharsono (Sekretaris Jenderal PB PGI), Nick Shan (General Manager of APGC), Buddy Mangundap (Ketua Panitia APGC Mid-Amateur Championship), Eddy Putra (Tournament Director), serta Lina Mongan (Manager Marketing Gunung Geulis Country Club selaku perwakilan host venue).
General Manager of APGC, Nick Shan, menyampaikan apresiasi mendalam atas komitmen Indonesia serta menyoroti pertumbuhan pesat populasi pegolf mid-amateur potensial di berbagai belahan dunia, termasuk Jepang, Korea, Australia, Selandia Baru, hingga Asia Tenggara.
“Atas nama Asia-Pacific Golf Confederation (APGC), kami sangat berterima kasih kepada Persatuan Golf Indonesia (PGI) sebagai anggota kami yang telah menjamu kami untuk kejuaraan APGC Mid-Amateur ini. Datang ke Indonesia yang memiliki banyak fasilitas luar biasa, kami juga berterima kasih kepada Gunung Geulis karena telah membuka rumah mereka untuk kami. Pembangunan di sekitar Gunung Geulis selama lima tahun terakhir ini tumbuh secara drastis dan mempromosikan golf sebagai gaya hidup di area ini. Kami juga berterima kasih kepada seluruh tim lokal yang beberapa minggu lalu sukses menyajikan kejuaraan Queen Sirikit Cup, dan kini kami menantikan kejuaraan luar biasa lainnya di sini,” ujar Nick Shan.
Sekretaris Jenderal PB PGI, Suharsono, menyatakan kehormatan bagi Indonesia atas kepercayaan internasional yang diberikan untuk menyelenggarakan turnamen regional ini untuk kedua kalinya.
“Turnamen ini menjadi wadah kompetisi penting bagi para pemain yang telah memiliki pengalaman serta prestasi di tingkat nasional maupun internasional. Selain menjadi sarana mempererat hubungan diplomasi antarnegara melalui olahraga, ajang ini diharapkan memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan golf amatir serta ekosistem sport industry di tanah air. Ini adalah kesempatan baik untuk memperkenalkan Indonesia sebagai destinasi golf bertaraf internasional yang memiliki fasilitas, lapangan, serta manajemen penyelenggaraan berstandar dunia,” kata Suharsono.
Dari sisi teknis, Tournament Director Eddy Putra memaparkan format pertandingan serta pembaruan sistem kompetisi yang diberlakukan khusus pada edisi tahun ini demi meningkatkan tensi dan gengsi turnamen.
“Kompetisi individu akan menggunakan format 54-hole Stroke Play selama tiga hari berturut-turut. Apabila terdapat skor sama (tie) untuk posisi juara pertama, penentuan pemenang akan dilakukan melalui babak play-off dengan sistem sudden death lubang demi lubang. Sementara untuk posisi peringkat di bawahnya, komite akan menggunakan metode hitung mundur (countback) berdasarkan regulasi teknis yang berlaku,” urai Eddy Putra.
“Untuk Kategori Beregu Putra (Men’s Team), setiap negara wajib diwakili oleh minimal dua hingga maksimal tiga pemain, dengan ketentuan skor harian tim diambil dari dua skor gross terbaik. Pada edisi 2026 ini, komite pertandingan juga secara resmi memperkenalkan piala bergilir baru (new perpetual trophy) yang didedikasikan khusus untuk Kategori Beregu,” tambahnya.
Ketua Panitia, Buddy Mangundap, mengonfirmasi data kepesertaan terkini serta kesiapan operasional di lapangan demi memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan profesional sesuai dengan standar internasional.
“Sampai saat ini, APGC Mid-Amateur Championship 2026 telah diikuti oleh sekitar 60 peserta yang berasal dari 9 negara di Asia-Pasifik. Panitia bersama seluruh pemangku kepentingan telah melakukan koordinasi mendalam untuk memastikan aspek operasional berjalan lancar. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh sponsor, mitra kerja, pemerintah, federasi golf, relawan, serta rekan media atas dukungan penuh yang diberikan,” ungkap Buddy Mangundap.
Berdasarkan jadwal resmi dari PB PGI, rangkaian pelaksanaan turnamen akan dimulai pada Senin, 22 Juni 2026, yang diawali dengan upacara pembukaan resmi serta babak latihan resmi (practice round) bagi seluruh delegasi peserta, sebelum memasuki tiga ronde pertandingan utama pada 23-25 Juni.
Sebagai pihak penyelenggara tempat, Lina Mongan selaku Manager Marketing Gunung Geulis Country Club menegaskan komitmen penuh manajemen dalam menyajikan kondisi lapangan terbaik demi menyambut turnamen skala regional ini.
“Atas nama Gunung Geulis Country Club, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang tulus kepada Asia-Pacific Golf Confederation (APGC) atas kepercayaan yang diberikan kepada kami sebagai host venue. Ini merupakan kehormatan sekaligus kebanggaan tersendiri bagi kami untuk menjadi bagian dari ajang bergengsi ini, serta berkontribusi dalam perkembangan golf amatir di kawasan Asia-Pasifik,” ujar Lina Mongan.
Lina menambahkan bahwa seluruh tim operasional saat ini tengah melakukan perawatan ekstra guna memastikan kualitas fairway, green, dan seluruh fasilitas penunjang berada dalam kondisi prima berstandar internasional.
“Kami berkomitmen penuh untuk menyuguhkan pengalaman berkompetisi yang impresif bagi seluruh pemain dan delegasi resmi. Dengan kesiapan infrastruktur dan tantangan khas yang dimiliki East Course, kami optimistis Gunung Geulis Country Club dapat mendukung suksesnya penyelenggaraan APGC Mid-Amateur Championship 2026,” tegas Lina Mongan.
