
BOGOR – Panggung kompetisi golf junior tanah air kembali menggeliat. Menggandeng Birdie Bandits dalam rangka perayaan hari jadinya yang pertama, turnamen bergengsi bertajuk Junior Golf World Cup Indonesia siap ditabuh pada 7-9 Agustus 2026. Mengambil lokasi di tantangan legendaris West Course, Gunung Geulis Country Club, turnamen ini dipastikan menjadi magnet bagi para junior golfer berbakat yang ingin menguji kemampuan terbaik mereka.
Bukan sekadar turnamen biasa, ajang ini memperebutkan tiket emas yang sangat prestisius. Para pemenang dari kategori College Preparation Division akan mendapatkan kesempatan langka untuk melaju ke babak kualifikasi Junior World Cup Invitational yang berlangsung di Kingsmill, Virginia, Amerika Serikat. Ini menjadi jembatan emas bagi pegolf muda Indonesia yang bermimpi menembus kancah internasional.
Turnamen yang telah disahkan (sanctioned) oleh PB PGI ini terbagi ke dalam beberapa kategori usia. Untuk kategori utama, College Preparation (54 Holes), poinnya akan dihitung masuk ke dalam World Amateur Golf Ranking (WAGR). Kategori ini diikuti oleh kelompok umur Middle School (12-14 tahun), High School (15-18 tahun), hingga College Boys & Girls (19-23 tahun) yang siap menyajikan persaingan sengit di setiap fairway.
Tak hanya untuk level college, turnamen ini juga merangkul para pegolf usia dini melalui kategori Birdie Bandits (36 Holes). Kategori yang kompetitif namun tetap menyenangkan ini diperuntukkan bagi anak-anak usia 7-9 tahun dan 10-12 tahun. Kehadiran kategori junior ini menjadi bukti nyata komitmen regenerasi atlet golf nasional sejak usia sedini mungkin.
Agenda turnamen dikemas sangat padat dan menarik selama tiga hari berturut-turut. Hari pertama, Jumat (7 Agustus), akan dibuka dengan Round 1 untuk kelas College Preparation pada pukul 07.00 WIB, disusul sesi latihan (practice round) untuk kategori Birdie Bandits. Ketepatan strategi di hari pertama ini dipastikan menjadi kunci untuk mengamankan posisi di papan atas leaderboard.
Memasuki hari kedua, Sabtu (8 Agustus), persaingan akan semakin memanas dengan shotgun yang dimulai pukul 11.30 WIB untuk kedua kategori. Menariknya, malam hari pasca-kompetisi akan diisi dengan acara makan malam bersama dan sesi eksklusif Q&A (Tanya Jawab) bersama Pelatih Kepala Golf dari universitas ternama Amerika Serikat serta para alumni NCAA.
Sesi edukasi ini menghadirkan pembicara utama Aaron Watkins, Head Men’s and Women’s Golf Coach dari University of the Cumberlands. Pelatih berpengalaman yang telah mencetak banyak prestasi di level NAIA ini akan membagikan wawasan berharga seputar apa itu NCAA, bagaimana kehidupan atlet golf di sana, hingga prosedur yang harus ditempuh oleh para pegolf junior Indonesia untuk mendapatkan beasiswa golf di Amerika Serikat.
Selain Aaron Watkins, para peserta juga bisa menyerap ilmu langsung dari para alumni NCAA asal Indonesia yang telah sukses menembus sistem kuliah Amerika, seperti Gianti Mahardika (Sam Houston State University), William Sjaichudin (Purdue University), dan Gabriel Hansel (University of Oregon). Sesi sharing ini diharapkan mampu membuka mata para orang tua dan atlet muda tentang besarnya peluang karier golf lewat jalur akademik.
Hari pamungkas, Minggu (9 Agustus), akan menjadi babak final yang menegangkan bagi seluruh peserta sebelum akhirnya ditutup dengan Award Night & Dinner. Biaya pendaftaran turnamen ini bervariasi mulai dari Rp2.500.000 hingga Rp3.500.000, yang sudah mencakup biaya turnamen, makan malam, trofi, hingga kesempatan memenangkan lucky draw.
Didukung penuh oleh BFG, Asia Golf, dan The Agency College Recruit, turnamen ini menjadi agenda wajib bagi para pegolf muda yang ingin meniti karier ke level dunia. Pendaftaran saat ini masih dibuka, dan bagi para orang tua atau atlet yang ingin mengamankan slot bertanding, dapat langsung menghubungi Ms. Leonita di nomor +62 897-9621-629 atau +62 811-1001-2235. Sampai jumpa di Gunung Geulis!