


HONG KONG — Tim Indonesia terus menunjukkan perkembangan pada 63rd Southeast Asian Amateur Golf Team Championships 2026. Memasuki Round 2 di Hong Kong Golf Club, Fanling, Rabu (16/9/2026), skuad Merah Putih berhasil menjaga persaingan di empat kategori yang diikuti dan memperbaiki posisi di dua kategori.
Kejuaraan beregu ini mempertandingkan empat kategori, yakni 63rd Putra Cup, 17th Lion City Cup, 15th Santi Cup, dan 11th Kartini Cup. Setelah dua ronde dimainkan, persaingan antarnegara semakin ketat dengan setiap pemain terus berusaha memberikan catatan terbaik bagi timnya.
Hasil paling positif datang dari 11th Kartini Cup. Tim Indonesia mampu mempertahankan posisi kedua dengan total skor -11, setelah pada Round 2 kembali membukukan -5. Thailand masih memimpin klasemen dengan total -23.
Performa Indonesia di Kartini Cup turut ditopang oleh Jennifer Quinn Effendi yang tampil impresif dengan mencatat 7 under par (-7) pada Round 2. Abigail Rhea Soeryo Wiharko membukukan +2, sementara Maureen Shavelle Yose mencatat +3. Ketiganya terus memberikan kontribusi dalam perjuangan Indonesia sebagai sebuah tim.
Catatan tersebut melanjutkan hasil positif Indonesia setelah pada Round 1 juga berada di posisi kedua. Dengan dua ronde yang telah dilewati, Tim Indonesia masih memiliki peluang untuk terus menjaga persaingan di papan atas Kartini Cup.



Pergerakan positif juga terjadi di 17th Lion City Cup. Setelah menempati posisi kelima pada Round 1, Indonesia berhasil naik satu peringkat ke posisi keempat. Pada Round 2, tim Indonesia mencatat even par (E) dan kini mengoleksi total +6.
William Justin Wijaya mencatat hasil terbaik Indonesia dengan 1 under par (-1). Asyrafa Danish Suryanto membukukan +1, sementara Eugene E. Tanyongjaya menyelesaikan ronde dengan +5. Ketiganya terus berjuang memberikan hasil terbaik untuk Indonesia di Lion City Cup.



Di 15th Santi Cup, Indonesia juga berhasil memperbaiki posisi. Setelah berada di peringkat keenam pada Round 1, tim Indonesia naik ke posisi kelima dengan total even par (E) setelah membukukan +3 pada ronde kedua.
Lydia Hawila Stevany Sitorus mencatat +1 pada Round 2, sementara Isabella Sudarmanto dan Sania Talita Wahyudi masing-masing membukukan +2. Ketiga pemain terus memberikan perjuangan terbaiknya untuk menjaga langkah Indonesia di Santi Cup.




Sementara itu, di 63rd Putra Cup, Indonesia tetap berada di posisi kelima dengan total +14. Tim Merah Putih membukukan +7 pada Round 2 dan terus berusaha memperkecil jarak dengan para pesaing di atasnya.
Pada ronde kedua, Jayawardana Dornan menjadi salah satu penyumbang catatan terbaik Indonesia dengan 1 under par (-1). Theodore Pradjoto Citoputra Tan mencatat +3, sedangkan Margoz Marvin Kamengmau dan Kenneth Henson Sutianto masing-masing membukukan +5. Keempat pemain terus memberikan kontribusi bagi perjuangan Indonesia di Putra Cup.
Dua ronde pertama juga menjadi kesempatan bagi para pemain untuk semakin memahami karakter Hong Kong Golf Club sekaligus melakukan evaluasi terhadap permainan. Kondisi lapangan dan cuaca yang cukup lembap menjadi tantangan tersendiri, sehingga kemampuan menjaga fokus dan mengambil keputusan dengan tepat menjadi bagian penting dalam setiap ronde.
Memasuki dua ronde terakhir, konsistensi permainan dan kemampuan menjaga momentum akan menjadi fokus Tim Indonesia. Dengan persaingan yang masih terbuka, setiap ronde akan menjadi kesempatan bagi para pemain untuk memberikan catatan terbaik bagi tim dan memperbaiki posisi di klasemen.
Setelah Round 2, Indonesia berada di posisi kedua Kartini Cup dengan -11, posisi keempat Lion City Cup dengan +6, posisi kelima Santi Cup dengan E, dan posisi kelima Putra Cup dengan +14. Perjuangan belum selesai. Tim Indonesia akan kembali membawa nama Merah Putih ke Hong Kong Golf Club, Fanling, untuk menghadapi ronde berikutnya dan terus berjuang hingga pertandingan terakhir.